Thursday, 3 December 2015
Sunday, 8 November 2015
Tuhan Tahu Kita Mampu
Saat kau terpuruk dan terjatuh
Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
Karena Tuhan tahu kita mampu
Kita mampu
Saat beban penuhi pundakmu
Genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
Karena Tuhan tahu kita mampu
Pernahkah dirimu merasa gelisah
Begitu hebatnya beban yang harus engkau bawa
Kurasa susah, semangat payah, lalu kau pasrah, hentikan langkah, hingga akhirnya kau mengalah
Di saat itu kau harus tahu
Bahwa Tuhan sebenarnya memberi ujian padamu
Ujian untuk mengukur kadar keimananmu
Ujian untuk mengangkat meninggikan levelmu
Karena tak ada ujian yang tak bisa dilalui
Karena Tuhan telah mengukur diri ini
Lebih baik hadapi segala beban diri
Hadapi dengan ikhlas di hati
Engkau tak sendirian menghadapi cobaan
Saudara seiman pasti kan ulurkan tangan
Kita hadapi semua dengan hati terbuka
Yakin ini hanyalah ujian semata
Saat kau terpuruk dan terjatuh
Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
Karena Tuhan tahu kita mampu
Saat beban penuhi pundakmu
Genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
Karena Tuhan tahu kita mampu
Bertubi-tubi cobaan pun silih berganti
Seakan-akan tak habis-habis dan tak berhenti
Kita rasakan semakin lemah setiap hari
Bahkan muncul keinginan tuk coba bunuh diri
Tapi sejenak cermatilah kehidupan ini
Betapa luasnya karunia dari Ilahi
Meski kadang di tengah, kadang di sisi, kadang di atas, kadang Dibawah
Kadang tak dimengerti
Sadarlah kawan, di sepanjang perjalanan
Sungguh hidup ini terus memberi pelajaran
Karena bagaimanapun selalu ada Tuhan
Yang memberikan kekuatan
Satu persatu, seiring berjalannya waktu
Kita akan tahu sebenarnya yang Tuhan Mau
Tuhan ingin kita jadi manusia yang tangguh
Tuhan ingin agar kita tak mudah tuk mengeluh
Saat kau terpuruk dan terjatuh
Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
Karena Tuhan tahu kita mampu, kita mampu
Saat beban penuhi pundakmu
Genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
Karena Tuhan tahu kita mampu
kita mampu
Aku di sini sedia menemani
Siap bantu jika beban itu mau kau bagi
Jangan pikirkan pamrih, hilangkan semua perih
Jangan lagi terpuruk dan tenggelam dalam sedih
Genggam erat pundakku, cengkram erat bahuku
Biar segera terbagi semua beban itu
Bersama kita maju dan melangkah tanpa ragu
Hapus semua pilu agar kita terus melaju
Tuhan tak pernah tidur, apalagi mendengkur
Semua ini jelas-jelas telah Tuhan ukur
Mungkin dengan begini kita kan tahu bersyukur
Mungkin dengan ini kita takkan pernah takabur
Kerna Tuhan tahu kita mampu untuk lalui, Dia hantarkan ujian cantik buat kita.
Ya, Dia selalu ada untuk kita (:
Saturday, 5 September 2015
Hanya kerana DIA.
"hakikat jiwa yang terluka.
bukan hanya dibaca melalui titisan air mata."
kadang-kadang merenung kembali. untuk menjadikan seorang 'aku' yang berdiri sehingga kini...
bukannya mudah.
muhasabah demi muhasabah dilakukan seiring kekuatan dari akhawat yang berada di sekeliling,
dan yang paling penting kekuatan dari Pencipta yang 'setia' melihat hamba yang penuh kekhilafan untuk terus merubah diri. Jatuh lalu bangkit. Dan jatuh lagi, Kadang-kadang pada lubang yang sama. Namun Dia tetap memerhatikan diri ini. Tarbiyyah demi tarbiyyah 'dilemparkan'.
Semata-mata untuk melihat diri ini terus kental menapaki jalan yang penuh dengan fitnah dan onak duri.
teruslah melangkah. walaupun ujian datang bertubi-tubi.
teruslah melangkah walaupun hanya dengan langkahan kecil, kerana Dia sentiasa memandang amal hamba-NYA yang ikhlas kerana Dia.
Hanya kerana Dia
Untuk Dia,
dan kelak akan kembali pada Dia
bukannya mudah.
muhasabah demi muhasabah dilakukan seiring kekuatan dari akhawat yang berada di sekeliling,
dan yang paling penting kekuatan dari Pencipta yang 'setia' melihat hamba yang penuh kekhilafan untuk terus merubah diri. Jatuh lalu bangkit. Dan jatuh lagi, Kadang-kadang pada lubang yang sama. Namun Dia tetap memerhatikan diri ini. Tarbiyyah demi tarbiyyah 'dilemparkan'.
Semata-mata untuk melihat diri ini terus kental menapaki jalan yang penuh dengan fitnah dan onak duri.
teruslah melangkah. walaupun ujian datang bertubi-tubi.
teruslah melangkah walaupun hanya dengan langkahan kecil, kerana Dia sentiasa memandang amal hamba-NYA yang ikhlas kerana Dia.
Hanya kerana Dia
Untuk Dia,
dan kelak akan kembali pada Dia
Hanya Dia yang satu...
Lillahi ta'ala.
Tuesday, 18 August 2015
redha
mengapa kita harus rasa kecewa,
sedangkan Tuhan lebih mengetahui.
Apa yang terbaik untuk makhluk-Nya
Bukan ditakdir untuk menyiksa.
semoga terus bersyukur dan bersyukur bukan menghitungi.....
final.
"takpe kalau kita rasa susah. it's ok to go slowly, it's ok to have your own pace, it's ok to take your own pace, it's ok to take your own time
because the only thing that is wrong is when you are not even taking the first step."
-ukht n-
please please tajdid niat !
road to final~
Thursday, 13 August 2015
sebuah kehidupan
KEHIDUPAN
Kadangkala,
Kita baru kuat,
Setelah tidak ada pilihan kecuali harus kuat
Kadangkala,
Kita baru bisa,
Setelah tidak ada pilihan kecuali harus bisa
Situasi-situasi yang membuat terpojok (tersepit)
Tidak ada pilihan,
Harus dilewati, kuat atau tidak
Harus dilampaui, bisa atau tidak
Seringkali
Kita belajar bijak
Setelah melakukan kesalahan-kesalahan
Seringkali
Kita jadi bahagia
Setelah melewati kesedihan-kesedihan
Situasi-situasi yang membuat kita tersudut
Tidak ada pilihan,
Harus dilalui, benar atau keliru
Harus dijalani, suka atau tidak
Itulah yang disebut kehidupan.
Selalu melahirkan orang-orang yang tangguh.
Bukan si pengeluh tak berkesudahan.
-Darwis Tere Liye
Tuesday, 11 August 2015
move on, please!
Redha.
Satu benda yang hati sangat berat untuk buat.Sedang kita yang asyik menggaru kepala duduk memikirkan, Adakah ini yang terbaik Allah dah aturkan?
Mulut mudah berbicara hati sukar menerima. Adakah itu dikatakan redha?
Percaturan Allah itu tak pernah silap dan tidak akan silap. Mata kita mungkin nampak sesuatu itu tidak baik untuk kita. Tapi percayalah. Perancangan Allah yang mana yang tidak baik?
Terjeda.
Kita perlu move on. Dimana meletakkan sesuatu benda itu di belakang dan tidak menolehnya lagi, Kita gagah untk melangkah setapak ke hadapan. Dengan bertekad, kita perlu teruskan hidup ini kerana hikmah Allah itu sangat luas. Percaturan Allah itu sangat cantik. dan segala yang Allah aturkan adalah yang terbaik untuk kita.
Sabar. Dan percayalah. Dan terus berhusnu dzon.
Redhalah wahai hati. Ya Allah didiklah hati aku untuk redha. Ini semua picisan ujian di dunia. Ini semua fasa fasa yang mencabar buat kita, Dimana kita perlu menghadapi dengan hati yang kental dan suci.
![]() |
| Shurhabil Ecopark, 2014 |
seindah sabar.
Seringkali kita tertanya
Mengapakah kita diuji
Silih ganti tak berhenti
Kadangkala tak terdaya
Ada waktu kita tak mampu
Ada waktu kita keliru
Kita rebah meratapi nasib
Bangkitkan semula harapan kepadaNya
حَسبنا الله و نعم الوکیل نعم المولی و نعم النصیر
Musibah itu hikmah
حَسبنا الله و نعم الوکیل نعم المولی و نعم النصیر
Sabarlah menempuhi dugaanNya
Ujian ini pengajaran
Untuk kita renung kembali
Di manakah letaknya keimanan
Fikirlah sedalamnya wahai insan
حَسبنا الله و نعم الوکیل نعم المولی و نعم النصیر
Musibah itu hikmah
حَسبنا الله و نعم الوکیل نعم المولی و نعم النصیر
Sabarlah menempuhi dugaanNya
Cukup Allah bagiku
Sebaik-baik pembantu
حَسبنا الله و نعم الوکیل نعم المولی و نعم النصیر
Khabarkan berita gembira
Bagimu syurga
Bagimu syurga
Bagimu syurga
Sunday, 9 August 2015
sebuah erti.
Mencari erti sebuah kehidupan,
Yang padanya pengertian Tuhan,
Cukup untuk sebuah kesabaran,
Yang ku semai untuk sebuah pengharapan.
Pengharapan untuk terus bersangka baik dengan aturan Dia.
Pengharapan untuk terus bersemangat meneruskan kerja-kerja dakwah dan tarbiyyah.
Pengharapan agar diri ini terus diberi kekuatan untuk istiqomah dalam beramal.
muhasabah dan terus muhasabah.
"Bekal apakah yang akan ku bawa nanti untuk mengadap-NYA."
"Adakah masih ada amal yang terbaik dalam diri ini untuk dipersembahkan pada-NYA"
monolog diri di sepanjang perjalanan ini. Moga "monolog" ini akan membuahkan amal.
Thursday, 6 August 2015
mencari.
Buat salah. mohon ampun. pastu buat lagi,
manusia.
memang sifatnya macam tu. selalu lupa dan alpa.
kalau tak diingatkan dengan peringatan Tuhan, duduk kat atas muka bumi ini ibarat macam duduk selama-lamanya.
oh manusia!
tak penat ke dengan ujian dunia?
kembalilah pada Dia. Carilah Dia yang akan menenangkan seluruh kehidupanmu.
Yang akan mengawal segala tindak tandukmu.
Oh tuhan, ampunkan diri ini.
Atas kelalaian
Atas kealpaan
Atas kecuaian
Atas segala dosa
:(
![]() |
| Nak lari jauh jauh boleh?? :( |
Subscribe to:
Posts (Atom)










